maher zain-insyaalloh

keluargapanda fam

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Rabu, Desember 21, 2011

menikah dengan orang asing*

Pada dasarnya menikah dengan sesama orang indonesia atau WNA ga jauh beda. perbedaan hanya ditemukan pada saat urus urus administrasi.
Mereka (WNA)juga manusia biasa, ada yang baik, nyebelin, pelit, penyayang..yah sifat sifat manusiawi lah.
Pertama, pikirkan matang matang dulu ketika akan memutuskan menikah sama Orang asing mau bule atau apalah namanya,*walo suami saya berkulit putih, mata coklat, hidung mancung, mertua saya bermata biru* tapi saya males nyebut mereka bule:D
karena bakal banyak konsekuensi ke depan yang harus di hadapi, mulai dari akan dimana tinggal,ngurus izin tinggal, nanti kalau punya anak jadi warga mana..bisa ga 2 citizens..yang jelas intinya menikah sama orang asing berarti anda menikahi imigrasi? heuheue..kok bisa, ya karena mau engga mau hidup kita akan selalu berurusan sama imigrasi. Dan point penting juga, jangan terlalu dibutakan cinta?
pelajari dulu semua baik baik, ketahui semua tentang hukum hukum tentang pernikhan campuran, prosedurnya.
Misalkan pasangan beda keyakinan? ini juga perlu jadi pertimbangan utama, whateverlah orang ngomong cinta bisa menjembatani segala perbedaan, tapi kita harus terbuka sama realita juga, bisa jadi jaminan kah cinta manusia yang kita cintai setia dan awet sepanjang masa. jangan jangan manis di depannya doang..., jadi tetap juga harus berpikir realistis lah...
Kata  rosululloh SAW nikahilah pasangan mu karena agamanya..? setuju...
saya sih setuju banget.
Saya ga hanya butuh kepala rumah tangga (karena saya muslim) saya juga butuh imam dalam kehidupan beragama saya.
Jadi kalau ketemu bule or orang asing cuma menang di tampang doang tapi urusan akhiratnya nol besar..., kalau kamu bisa jadi volunteer buat dia bimbing agama...ya alhamdulilah tapi kalo hatinya sekeras batu, mending cari pria baik baik yang lain deh, harus liat prospek ke depannya juga gimana(akhiratnya)
yang menjamin akidah kamu terjaga juga..., ini penting kalau anda muslim....


 adalah penerimaan keluarga bagamana? jangan nekad, tetep pengen kawin sama pacar bule dan orangtua ga restu..urusan masadepan bakal berabe sayang..., tanpa doa restu kedua orangtua apalah arti pernikahan//right? jangan egois..
kalau orang tua masih belum menerima, tetaplah melakukan pendekatan baik baik, dari hati ke hati, utarakan semua, apa yang menjadi alasan kamu milih si calon, masa demi melihat anak bahagia orangtua ga mau sih..., pokoknya restu orangtua juga harus di perjuangkan!

menikah sama WNA..., yah jangankan sama orang asing kadang beda suku aja se indonesia banyakan slek nya...apalagi ini, beda bangsa.
Mending siapin baik baik deh..pelajari kulture yang calon, gimana kehidupan keluarganya.
dalam kasus saya: karena Alhamdulilah keluarga suami di turki juga muslim yang masih menjalan kan ibadah dengan baik *turki terkenal dengan kesekulerannya kan* yang mana menantu *saya* sampai di tes bacaan alqur'annya juga sama keluarganya...,@_@ alhamdulilah sih lulus hehehhe
alhamdullilah penerimaan keluarga suami cukup baik:) mungkin saya masih harus adaftasi dengan makanan..yaa iini akan jadi masalah besar bagi orang indonesia kayak kita yang makanananya kaya dengan bumbu...lalu harus adaftasi dengan makanan yang minim bumbu.
hambar rasanya, tapi mau ga mau tetap harus adaftasi kan.

Banyak kasus yang "indah indah" menikah sama WNA tapi jangan lupa, banyak juga kasus yan
g seram seram:X
dan ga semua wna itu kaya raya sodara sodara..mereka juga orang biasa, yang pekerjaannya juga biasa aja, itu banyak, kayak suami saya:) tapi saya masih bersyukur...harta masih bisa kita cari, tapi nyari suami yang bisa jadi imam , yang agamanya bagus...harus  usaha juga..., saya bahagia dengan apapun kehidupan yang saya jalani sekarang. bukan karena dia w na tapi karena saya yakin, dia memang jodoh saya.:)

kebahagian itu tidak dicari, tapi kita ciptakan sendiri...

terakhir: bawa dalam doa: dari semuanya kalau urusan jodoh...sambil memantafkan hati itu baiknya memang di bawa dalam doa, libatkan Alloh di dalamnya
agar dia yang kita pilih memang terbaik..ga asal beli kucing dalam karung...
jika baik pasti di mudahkan dalam segala urusan
perbanyak sedekah, shalat hajat atau tahajud....
pokoknya perbaikilah kulitas diri..insyaalloh dikasih yang terbaik juga...
:)
*saya dan suami juga masih belajar...dan terus belajar dalam mengarungi bahtera rumahtangga
karena kehidupan sebenarnya di mulai disini...
tidak ada kesempurnaan dalam diri kami juga...

salam kenal:*

0 komentar: